Tampilkan postingan dengan label Adifa Family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adifa Family. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Februari 2009

Maharani Zoo and Goa



Sebelum balik ke Surabaya (30 januari 2009), kami mampir ke tempat wisata Gua maharani. Dulu tempat itu hanya menawarkan wisata gua nya sebagai daya tarik wisatawan, tapi kini semua sudah berubah lebih menarik. selain Gua maharani sebagai obyek utama,Ada lagi tambahan obyek yaitu Zoo dengan aneka satwa, tempatnya sejuk, tenang, rindang, dan bersih.

kakak ancha dan adek echa kelihatan antusias banget menjelalajahi setiap tempat, walo ada beberapa kandang yang bintang tamunya masih "coming soon", (sekedar tahu aja karena tempat ini masih dalam tahap renovasi), belum di launching.. he..he..

Ada istana burung yang bisa dimasuki oleh pengunjung, dan disitu kita bisa memberi makan burung-burung yang ada dengan biji-bijian yang disiapkan oleh penjaga. kita tinggal membuka telapak tangan yang berisi makanan, lalu burung-burung cantik itu akan mendatangi kita. Kakak ancha aja sampe nggak mau keluar dari tempat itu karena keasyikan memberi makan burung.

Tapi tempatnya terlalu luas, bunda capek banget, rasanya jalanan nggak ada ujungnya. Apalagi ditambah dek Echa yang minta gendong... nggak pa pa yang penting semua senang.

Kolam Renang "Pahlawan" Tuban City



Acara Liburan Kakak Ancha udah berakhir, hari kamis tgl 29 januari 2009 bunda dan ayah menjemputnya ke Tuban. Kamis sore kami sekeluarga ngabisin waktu di Kolam Renang "Pahlawan", yaitu kolam renang baru di kota Tuban. Hmm... lumayan menarik, karena barusan dibuka jadi tempatnya masih bersih, moga aja dikemudian hari kondisinya masih sama dengan saat ini. Karena biasanya tempat-tempat yang berhubungan dengan orang banyak pasti tidak bertahan lama kondisi dan kebersihannya.

Karena udah seneng dan hobby banget dengan yang namanya berenang, kakak Ancha dan Adik Echa kelihatan happy banget bisa nemuin tempat baru di sini. Karena dari dulu kalo diajakin ke rumah eyangnya, pasti mereka bingung karena nggak ada tempat yang asyik untuk dikunjungi.

Jadi yang ikutan acara berenang alias nyemplung ke kolam hanya kakak, adik, dan ayah, sedangkan bunda kebagian tugas dokumentasi kegiatan plus jagain barang, karena disana nggak ada tempat penitipan barang, kasihan deh bunda.... :-(

Nggak papa, melihat wajah-wajah ceria Ayah dan anak-anak aja dah ngebuat hati bunda seneng. Besok-besok kalo berkunjung lagi Bunda pasti ikutan nyemplung,lagian bunda kelupaan nggak bawa baju renang. Ohya... ayah janji kalo besok-besok mo ngajarin bunda berenang... persiapan kalo ada banjir katanya..he..he..

Minggu, 30 November 2008

Rutinitas Minggu Pagi


Sejak dulu suamiku paling hobbi ama yang namanya memelihara binatang. Dulu pas masih kuliah, dia punya tupai kecil yang jinak banget, tapi nasib tupai itu tragis karena dia mati kegencet tubuh subur suamiku pas dia ikutan tidur disampingnya. Ada lagi ular piton milik kakaknya yang dulu sempat dipelihara, karena teledor si ular lepas. Trus pernah punya ikan Arwana Silver Red yang panjangnya hampir satu meter, tapi tuh ikan mati tersungkur dibawah meja aquarium tanpa ada orang yang tahu. Tapi dari semua binatang yang dia pelihara sampai sekarang adalah Burung kicauan.

Selain itu suamiku paling senang memelihara en koleksi tanaman hias, berbagai jenis tanaman yang lagi digemari banyak orang. Setiap ada pameran tanaman hias, pasti dia akan jadi pengunjung pertamanya.

Kalo aku dari dulu paling nggak bisa yang namanya merawat tanaman, kali kebawa ama sikap moody ku kadang rajin, kadang males. Trus kalo ama binatang aku nggak suka blas, apapun jenisnya, ama kucing nggak suka bulunya, ama anjing takut banget soale pernah dikejar-kejar anjing tetangga, pokoke aku nggak interest ama binatang apapun, termasuk ama kutu ataupun semut.

Nah, pas akhirnya menikah dengan Misua tercinta ini, berarti aku juga menikah dengan hobbinya. Jadi aku ngebiasain diri tuk menerima keadaan rumah yang penuh dengan suara burung, membiasain tahu berbagai jenis pakan burung, entah itu jangkrik, ulat hongkong, kroto, dan apapun itu yang sebenarnya menurut aku sangat menjijikkan.

Sejak aku punya baby, kebiasaan suamiku tetap berlanjut dalam hal memelihara binatang. Ternyata itu semua menular pada kedua anakku. Saat ini Mas Ancha dan Mbak Kheysa ikut-ikutan tertarik tuk memelihara binatang. Pilihan mereka berbeda, Mas Ancha koleksi ikan hias, kalo mbak Echa punya 2 kura-kura kecil yang kadang dirawat dan kadang dilupakan.

Tapi yang membuatku takjub adalah, mereka berdua tidak jijik ataupun takut ama yang namanya jangkrik, ulat hongkong, ataupun cacing darah yang jadi pakan untuk binatang-binatang yang ada dirumahku. Giliran aku yang ketakutan setiap mereka bertiga menggodaku dengan mendekatkan binatang-binatang menjijikkan itu ke arahku.
Dasar anak sama bapak sama-sama anehnya !!!

Nah dari Hobby mereka ini, kami sekarang punya rutinitas minggu pagi yaitu pergi ke IRBA (alias jalan irian barat) tempat jualan binatang-binatang piaraan terutama ikan hias. Kalo dah nyampe disana, aku coba aja tuk ikut larut dalam kesenangan mereka bertiga menyaksikan berbagai binatang dagangan yang ada. Trus kalo pulang pasti ada aja yang dibeli tuk tambahan koleksi. Yang paling baru adalah ikan tarung milik kak Ancha, warnanya perpaduan putih merah. ehm.... cantik juga sih tuh ikan. Kalo dek Kheysa merengek minta kura-kura lagi, karena salah satu kura-kura miliknya mati.

Yaa..... itulah rutinitas minggu pagi, yang biasanya ditutup dengan berburu jajanan dan nasi pecel ditempat favorit suami. Nah bagi aku, ya acara berburu makanan inilah yang mengasyikkan. He...he.... I LOVE you